About Me, Bullet Journal, Random Thoughts

Setup Bullet Journal (1)

Sebagai seorang yang masih nubi bangett di bullet journaling, otomatis saya cari tau apa aja sih konten yang perlu diperhatikan? Karena dengan banyak referensi, insyaa Allah ide untuk bikin bullet journal dengan format dan pola sendiri jadi lebih mudah. Nah, biasanya saya lebih suka buka Pinterest untuk contoh kreasi layoutnya, atau Instagram yang selain ngeliat cara setup bullet journal kita juga bisa follow dan DM langsung untuk tanya-tanya lebih lanjut. Sering juga blog walking ke bullet journalist yang sudah lebih dulu melanglang buana di bidang ini.

Nah, untuk kalian yang masih bingung apa dan bagaimana cara memulai, boleh lo langsung cekidot ke bulletjournal.com untuk cari pencerahan. 😀

Awalnya tertarik untuk bikin bullet journal ini sebenernya baru bulan Oktober 2017. Waktu itu template yang dipakai juga bener-bener masih seadanya banget. Kadang malah ada coretan-coretan yang “tidak pada tempatnya” karena masih bingung mau ditaro dimana. Tujuan saya sebenernya satu, bisa me-manage waktu, ingatan, dan keuangan secara tercatat, tapi ga bikin bosen. Mohon maklum yah pemirsa, saya orangnya agak pelupa. Nanem biji Manggis sama Matoa aja lupa naronya di pot yang mana. 😀

Saya memulai bullet journal (yang masih asal-asalan ini) pas kehamilan kedua setelah trimester 1. Kebetulan waktu itu lagi bolak balik ke dokter karena muncul flek, dan saran dari beliau adalah saya diminta untuk mengingat beberapa poin penting terkait gangguan tadi. Dari situlah, pas di bulan Oktober saya bikin monthly log sebatas untuk membantu mencatat keseharian saya, mulai dari aktifitas kecil – besar sampai ke apa saja yang terjadi selama sebulan.

Di bulan November, monthly log saya sudah bertambah fungsinya. Selain untuk mencatat keseharian tadi, dia juga bisa mencatat pengeluaran yang sudah digunakan setiap hari. Mulai dari printil-printil macam belanja sayur, jajan jihan ke warung, sampe yang kalo jalan-jalan keluar, iuran ini itu, dll dll. Printilan kaya gini yang biasanya ga kerasa tapi tau-tau dompet hanya tinggal nama. Hehehe.

Ada beberapa kategori opsional yang bisa disesuaikan sama kebutuhan kita, yang saya bikin di bulan ini, seperti; Target of the Month dengan poin utama yaitu potty training Jihan. Alhamdulillah berjalan sesuai rencana; ada lagi Daily Tracker, untuk memantau rencana kegiatan di setiap harinya. Kalo banyak bolongnya, yaa..jadi ketauan kan mana yang harus di-keep up lagi; Meal Tracker, untuk memantau kegiatan masak-memasak selama sebulan; Milk Tracker (ini khusus buat Jihan, karena waktu itu berat badannya jadi isu yang cukup perlu perhatian); Master Grocery List, (ketauan banget kalo emak-emak ya) betewe, yang ini list-nya baru diisi sebagian.

WhatsApp Image 2018-01-04 at 00.16.04
Milk Tracker

 

Nah, di penghujung tahun 2017, kebetulan keseharian di keluarga mungil ini ada beberapa hal yang berubah. Jadi karena butuh sedikit penyesuaian, makanya aktifitas bujo-ing ini sempat tersendat. Saya lebih fokus ke manage waktu sama keuangan. Jadi sepertinya cukup bikin monthly log, daily tracker, sama you need a budget aja. Kira-kira begini:

Hahaha, keliatan kan, masih banyak bolong-bolongnya, banyak sensornya. Ini baru sebagian aja, karena sebenernya masih jauh dari layak untuk tampil disini. Masih dalam tahap “pencarian jati diri”, ceritanya. Gapapa deh biar keliatan progresnya. Insyaa Allah di postingan selanjutnya akan dibahas standart setup bujo yang disarankan oleh para bujo-ist dari seluruh penjuru. Selamat rehat, dan sampai jumpa!

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s